Senin, 21 Februari 2022

Panggil Aku..., oh Tuhan Aku Lelah


Rina Nuraeni (02-02-22)

Selalu, 

Tersisih, Terabaikan

Ku tak peduli selama di hati masih terkasih

Selalu,

Bukan aku yang disana

Ku tak hirau selama cinta masih tersisa

Berkali kau berulah, selalu ada beribu maaf

Nikmatilah

Selama stok sabarku melimpah

Aku pasrah, lillah

Karena kasih sayang itu anugerah

Hanya Ia yg tau betapa tulusnya Cinta

Namun Kala ia tak lagi berbuah bahagia

Maka untuk apa?

Dan Jika saat itu tlah tiba

Artinya sabar tlh sampai batasnya

Aku menyerah

Atau mungkin sampai suatu saat

Kau mendengar ku teriak

Panggil aku.. oh Tuhan, Aku lelah

Paling tidak sampai saat itu tiba

Bantu aku tuk bertahan

Demi satu hati paling mulia 

Yang selalu ingin kujaga


Selamat mlm sobat Bengkel Hati..

Mohon tanggapan/komentarnya yg membangun y 🙏🏻😘































Jumat, 12 November 2021

Keharuan di Hari Ayah 12 November 2021

Ketika Anak Yatim Memperingati Hari Ayah

Hati serasa tersayat, seketika airmata terjun tak terbendung.

Membaca status wa seorang yatim mengungkapkan kerinduan pada ayahnya

"Selamat hari ayah", "Aku Sayang Ayah",

"Ayah aku akan menemuimu di surga"

"Ayah kukirimkan do'a"

Hari ayah pada 12 November

Bagi sebagian anak adalah kesempatan mengungkapkan rasa sayang, walau terkadang cukup melintas dalam status medsos tanpa pernah benar-benar dikatakan, namun ketika sang ayah membaca status/merespon, tak terkira bahagianya seakan semua kebanggaan, semua hal yg ingin diungkapkan sudah tersampaikan.

Namun terfikirkah??

Seorang yatim mengungkapkan perasaannya dengan harapan ayahnya yg di alam sana mendengar do'anya, membalas ungkapan sayangnya, namun balasan yg diharapkan takkan pernah terjadi, karena ayahnya telah dipanggil lebih dahulu

Namun sang yatim, seorang anak 7 tahun

Dengan tegar dan ikhlasnya mengirimkan do'a tulus

Bahkan meski ia tau, ayahnya takan pernah membaca bahkan merespon ucapannya

Dan Aku hanya bisa mematung, Bersimbah air mata, kerongkongan tercekat, tak bisa berkata apa-apa

Hanya do'a yang mampu terucap

Semoga kelak ia mendapat kasih pengganti yang tulus dan suci

Yang menghantarkan kebahagiaan hakiki

Bahagialah sang ayah yang memiliki anak sepertinya

Malaikat kecil yang bahkan semasa hidup mungkin belum pernah dibahagiakannya

Tetapi ketika ia sudah berada di dunia berbeda 

Doa tulus anaknya lah yang menemaninya

Memory Of " Heroes Day" 12 November 2021

My causin : Anggira Khairana Attaya







































Rabu, 07 April 2021

Puisi Lukisan Senja

Lukisan Senja

Hadirnya tak pernah diduga
Adanya tak bisa disangka
Semua karena kuasaNya 

Suka Duka 
Bahagia Nestafa
Datang pada saatnya
Bagai siluet senja

Potret terkesan indah
Saat latarnya tepat
Settingnya tepat
Bidikannya cermat

Lukisan senja 
Selalu dinanti indahnya
Namun ia cuma bisa dilihat
Pada tempat dan waktu yg tepat
Tidak setiap saat

Cinta dan harapan
Kan indah pada waktunya
Pun terkesan suram pada saatnya

Rabu, 20 Januari 2021

Mati Rasa


Rina Nuraeni, S.Pd (Tasikmalaya, 190121)

Ternyata ku tak bisa

Mungkin masih ada rasa

Entah sampai kapan 

Sadar cinta didusta


Entah pun nanti

Saat nafas berhenti

Hati kan menyadari

Tak ada lagi peduli

Senin, 11 Januari 2021

Demi Dia Yang Cintanya Pasti


Suatu hari temanku ada yang kirim makanan, aku lihat di SW nya dia upload dengn caption "hanupis". Wuih enak banget kayanya.. Aku tanya deh penasaran kan dia dapet darimana, bukannya kepengen tapi kepo aja dari siapa... He.. 

Iseng aku tanya kan, aku komen tuh SW nya.. "Hmm yummy, siapa yang kirim tuh?!?! "Tanyaku cengengesan.. 

" Ada deh... " Dia bilang.. 

Makin penasaran kan jadinya.. 

"Hmmm.. Pasti dari dia ya?" Dan temenku mengiyakan.. 

Ko bisa ya, yang bukan siapa-siapa, baru kenal juga, sudah sebegitu dekatnya sampai kirim makanan segala, padahal yang kutau dia pelit banget, apa-apa perhitungan. Jangankan ke orang lain, ke keluarganya sendiri jarang banget peka. 

Hmm.. Ko jadi aku yang snewen ya.. Gimana nggak, aku jadi berfikir macam-macam.. Kasian kan istrinya yang sebegitu perhatiannya gak pernah diperlakukan seperti itu. Aku bisa bilang seperti ini karena aku kenal sekali orangnya. Tapi ke temenku ini, padahal bisa dibilang baru kenal sudah sebegitu perhatiannya. Ck.. Ck.. Ck.. Dunia.. Dunia.. 

Gimana ya perasaan istrinya?! 

Sakit hati?? Kalau dia tau, pasti sakit sih... 

Cemburu?? Mungkin... 

Curiga??? Pastinya... 

Kucoba bertanya sama istrinya walau agak takut juga, takut dikira mengadu domba/mencampuri urusan orang. Tapi saking gereget nya, kasian sih orang sebaik dia diperlakukan seperti itu. 

Dan aku terkejut atas jawabannya... 

Jadi sebenarnya dia tau, dan yang bikin terharu.. 

"Aku punya Alloh, aku lebih cinta sama Alloh daripada dia"

"Kalau kita memiliki cinta karena Alloh kita tidak akan membutuhkan apa-apa lagi. Apa iya kita mengejar cinta manusia yang semu, palsu, penuh nafsu? Yakinlah itu akan hilang, timbul lalu tenggelam. Lalu, apakah pantas kita mengabaikan cinta illahi yang rohman dan rohimnya sudah pasti, yang kasihnya abadi?!?! "

"Biarlah dia dengan cinta dunianya yang menyesatkan, suatu hari... Ia kan sadari, betapa ia telah menyia-nyiakan orang yang peduli. Setelah aku berada di pangkuan sang Khalik, ia kan menyadari betapa cintaku suci. Dan aku tidak akan merugi, karena kasih sayang sang khalik lebih abadi".

Jleb.. Menusuk ke dalam hati... 

Merinding, jawaban yang membuat iri

Seperti tanah kering diterpa rintik hujan gerimis

Sebegitu tulusnya, hati seorang istri... 

#muhasabah diri

Panggil Aku..., oh Tuhan Aku Lelah

Rina Nuraeni (02-02-22) Selalu,  Tersisih, Terabaikan Ku tak peduli selama di hati masih terkasih Selalu, Bukan aku yang disana Ku tak hirau...